Posted by : hardiansyah mufti 17/01/13

Pengertian Juhud:
Hilangnya ketergantungan hati terhadap Dunia, tetapi bukan berarti tidak boleh memiliki dunia.
Rasulullah saw;
Badiru bil a’mali pitanan kakitho’I laili mudzlim, yusbihu rojulu mu’minan wayumsi kafiron.
Macam-macam Juhud:
Juhud terbagi dua Juhud “Mahmudah” (terpuji) dan Juhud “Khobihah” (tercela) Juhud yang mahmudah cirinya ada lima.
  1. Yaqin (Assiqotun billah) hanya kepada Allah ia bersandar. Sebesar apapun upaya yang dilakukan,sehebat apapun kemampuan yang dimiliki hanya Allah lah yang menguasai semuanya. Inilah yang ditanamkan Rassulullah terhadap para sehabat-sehabatnya, sehingga pasukan yang kecil bisa mengalahkan pasukan yang besar dengan izin Allah. Dari daerah terpencil terlahir sebuah peradaban yang menggemparkan dunia.
  2. Attabari (melepaskan diri dari ketergantungan terhadap mahluk) ia berhubungan dengan manusia hanya sebatas niat ibadah (ghoirumahdhoh) tidak mengharapkan balasan atau pamrih daripadanya, semuanya hanya ihktiar belaka karena diperintah, selain itu hanya Allah tujuanya. Ia senantiasa berusaha manjauhkan diri dari hal yang membuatnya jauh dari Allah swt.
  3. Ihlas dalam Amal. Lepasnya hati dari pandangan manusia tatkala berbuat sesuat,,semata-mata hanya untuk Allah swt
  4. Sabar.
  • Dikala menerima ujian Allah, brupa musibah.
  • Sabar dikala menrima ujian Allah, berupa kemudahan.
  • Sabar dalam melaksanakan perintah dari Allah swt.
  • Sabar dalam manjauhi larangan Allah swt.
5.Qonaat (Qossrul Amal/ tidak panjang angan-angan

{ 3 komentar... read them below or Comment }

Silahkan isikan komentar Anda yang bersifat positif dan juga bukan spam, komentar yang bersifat positif akan saya tampilkan.

Followers

- Copyright © 2013 Blog Mufti -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -