Archive for Januari 2013

KEUTAMAAN SURAT AL-IKHLAS

Dari Sayyidina Abu Hurairah ra., bahwasanya Rasulullah saw menceritakan tentang keutamaan QUL HUWALLAAHU AHAD,
dimana beliau ber sabda: ''Sesungguhnya QUL HUWALLAAHU AHAD itu sebanding dengan sepertiga Al Qur'an.''
(HR. Muslim)

 
#Baca setelah shalat di pertengahan bacaan dzikir setelah baca surat Al-fatiha .. lalu baca Surat Al-Ikhlas sampai 3x ( Bagaikan Hatam Al-Qurn'an ) dan baca Do'a kedua orang tua :)
Semoga bermanfaat ,,
31/01/13
Posted by hardiansyah mufti

Umur Kita Cuma 1,5 Jam di Dunia ini

Assalamuallaikum...

Ternyata Cuma 1,5 jam saja umur kita hidup di dunia ini,
Mari kita lihat berdasarkan Al Qur'an sebagai sumber kebenaran
absolut.
1 hari akhirat = 1000 tahun.
24 jam akhirat = 1000 tahun.
3 jam akhirat = 125 tahun.
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun.
Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup
manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja. Pantaslah
kita selalu diingatkan masalah waktu.
Ternyata hanya satu setengah jam saja yang akan menentukan
kehidupan abadi kita kelak, hendak di Surga atau Neraka. (QS 35:15,
4:170).
Cuma satu setengah jam saja cobaan hidup, maka bersabarlah (QS
74:7,52:48,39:1 0).
Demikian juga hanya satu setengah jam saja kita harus menahan
nafsu dan mengganti dgn sunnahNya (QS 12:53, 33:38).
"Satu Setengah Jam" sebuah perjuangan yg teramat singkat dan
Allah akan mengganti dengan surga Ridha Allah (QS 9:72, 98:8,
4:114).
Maka berjuanglah untuk mencari bekal perjalanan panjang nanti (QS
59:18, 42:20, 3:148, 28:77).
Allah berfirman: " Kamu tidak tinggal ( dibumi) melainkan sebentar
saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui" (QS 23:114)
29/01/13
Posted by hardiansyah mufti

WILL,YOULL NEVER WALK ALONE

“An orphan journeys across Europe to the 2005 Champions League Final in Istanbul.”

Sumpah ini film yang sangat bagus. Apalagi bagi saya yang suka sepakbola, terutama para fans Liverpool FC. Saya gak akan mengulas filmnya panjang-lebar, sebaiknya anda cari dan baca resensinya aja di internet :D

Dan simple aja kenapa saya suka film Will,karena:
  • Saya adalah penggemar Liverpool FC.
  • Dalam film WILL ada para bintang Liverpool seperti Kenny Daglish, Steven Gerrard, dan Jamie Carragher.
  • Dan film nya sangat menarik untuk di tonton apalagi adegan akhir ketika Will yang ingin menonton pertandingan Lfc namun ia tidak punya tiket pertandingan lalu bertemu dengan Kenny Daglish dan berhasil masuk stadion adalah momen yang paling menyentuh dan mengharukan. Saya pun sempat menangis di adegan itu hhe ...
  You’ll Never Walk Alone!
27/01/13
Posted by hardiansyah mufti

Kenapa Saya Suka Liverpool ?


Banyak orang bertanya-tanya, kenapa sih mesti Liverpool?
masih banyak tim yang lebih hebat,Seperti MU, Chelsea, Arsenal, bahkan Tottenham,Man city,dll. Juara EPL aja terakhir kali tahun 89, itu pun namanya belom EPL. Dari segi materi pemain pun udah kalah jauh. Prestasi angin-anginan, bahkan musim lalu terpuruk. Lantas kenapa masih mendukung Liverpool?

Pertanyaan ini mungkin susah dijawab karena mengandung banyak subyektifitas,yang sulit dijelaskan.
Saya mengenal Liverpool sejak SD yah kalau gak salah kelas 4 sekitar tahun 98/99,seperti kata pepatah tak kenal maka tak sayang/suka :)

Kok bisa? Kenal juga engga sama pemiliknya. Tidak ada satupun kerabat yang main di klub ini. Lalu kenapa bisa? Ya itu tadi. Ini mirip jatuh cinta. Susah dijelaskan. Di era 98-an ini LFC ada dalam masa antiklimaks dari kedigjayaannya. Kok mau-maunya mendukung klub yang ngga pernah juara liga? Saya hanya tersenyum bila ada yang menanyakan hal itu. Senyum yang mengandung arti; “kalian ngga bakal ngerti kenapa gue support club ini”.Ini pilihan yang tidak pernah disesali. Ngga pernah juara, tapi malah makin cinta. Bodoh? Ya itulah jatuh cinta. Tidak selalu rasional.

Singkat cerita, mungkin karena sering menonton Liverpool dan main game PS 1 pun saya selalu memakai tim Liverpool,itu lah kecintaan saya pada Liverpool mulai tumbuh,dan hingga sekarang kecintaan saya pada club Liverpool tak akan memudar.

Tapi seperti kata ungkapan, yang paling penting adalah lambang di dada, bukan nama di belakang jersey. Saya mengangguk setuju. Selama mendukung LFC, memang belum sekalipun merasakan eforia juara liga. Tapi ada banyak momen luar biasa yang tidak akan saya tukar dengan klub manapun.

Bila saya tidak mendukung LFC, saya akan kehilangan momen piala UEFA 2001. LFC menundukkan Alaves dengan skor 5-4 dengan golden goal. Skor yang luar biasa untuk final UEFA. LFC memang tidak punya Eric ‘tendangan kungfu’ Cantona, tapi LFC punya Robbie ‘The God’ Fowler. Hattrick Robbie ke gawang Arsenal dalam 4 menit 33 detik sangat sulit dilupakan. Masih ingat bagaimana LFC mencukur Real Madrid 4-0 di Champions League 2009? Klub ini seperti ditakdirkan untuk selalu mencetak momen-momen luar biasa. Piala FA 2006 dan piala Liga 2012 adalah 2 pertandingan LFC yang tidak disarankan ditonton untuk fans yang lemah jantung. Begitu intens dan drama yang tak kunjung selesai sampai peluit panjang ditiup. Memang klub sebelah mampu meraih kemenangan 0-1 menjadi 2-1 di injury time dan juara Champion League adalah suatu momen yang bagus. Tapi hey, LFC mengejar ketinggalan 0-3 menjadi 3-3 dan menang adu pinalti di Final Champion League. Dalam 100 tahun kedepan, klub manapun akan sulit mendapatkan momen seperti itu. Ini satu tips buat fans LFC; bila sedang kehilangan semangat dalam hal apapun, coba tonton footage pertandingan tersebut. Dijamin anda akan tertular inspirasi dan semangat yang dibakar oleh Stevie G dan seluruh fans The Reds di Istambul malam itu. Pertandingan itu begitu megah dan penuh dengan drama dengan hasil yang luar biasa sehingga dinobatkan sebagai The Greatest Final in competition history. Oh ya, Malam itu juga saat dimana  Andriy Shevchenko kehilangan 1/3 kepercayaan dirinya.

Kalau bicara subyektifitas memang tidak ada habisnya. Namun saya bangga sudah memilih LFC sebagai klub yang saya dukung. Akan datang lebih banyak momen istimewa yang akan tersimpan manis di kenangan.

Satu lagi yang saya syukuri tidak ada club footbal yang slogan sebaik Liverpool,"YOULL NEVER WALK ALONE"


20/01/13
Posted by hardiansyah mufti

Pelajarilah Sunah Rosul SAW Dengan Benar

Hai Ummat Rasulullah SAW, jangan lecehkan Rasulmu SAW.

Sangat miris memang, malam Jum'at yg memiliki kekhususan, yg SUNAH dalam malam jum'at & hari nya mmiliki anjuran yg jelas untuk membaca surat Kahfi, memperbanyak Sholawat, dan konon waktu istijabah (banyak di terimanya doa hamba Allah).. Koq malah di simpangkan oleh sebagian yg MENGAKU umat Rasulullah SAW yg sadar atau TAK sadar menyebarkan dakwahan konyol atau sesat bahwa malam jum'at sebagai malam sunnah Rasul yg identik dengan ML/ hubungan suami istri (bahkan untuk przinahan sekalipun). Padahal tak ada hadist yg menjelaskan tentang ML di malam jum'at itu sendiri, dan kalau pun ada itu hadist yg perlu di curigai keabsahan nya...

Yg lebih miris lagi, di salah satu radio, pnyiar nya mngatakan kpd pndngarnya, " lagi sunnah Rasul ya...Sambil tertawa...??? "
Di TV juga host mengatakan " lagi sunnah Rasul ya mas..??"
Lebih, dan lebih miris lagi di Facebook, BBM, dan jaringan sosial yg lain bahkan memasang foto porno, yg kemudian tertulis di foto tsb, malam jum'at malam sunah Rasul atau status sunnah
Rasul.

Wahai Ummat Nabi Muhammad SAW.. Apa setega itu kalian melecehkan Nabimu..?? Apa kau identikkan dan gambarkan sunnah Nabimu hanya sebagai plampiasan nafsu..? Apa sebegitu banyak sunnah Agung Rasulullah, yg kau sebarkan adalah "sunnah" yg tak jelas yaitu ML..??
Jangan kau permalukan dan melecehkan Nabi mu.. Karena DZAT yg mengutus Rasulullah SAW tak akan tinggal diam jika Rasul di lecehkan..

SEBARKAN..!! Dan berpartisipasilah dalam membela Rasulullah SAW...
Posted by hardiansyah mufti

Pengertian Juhud

Pengertian Juhud:
Hilangnya ketergantungan hati terhadap Dunia, tetapi bukan berarti tidak boleh memiliki dunia.
Rasulullah saw;
Badiru bil a’mali pitanan kakitho’I laili mudzlim, yusbihu rojulu mu’minan wayumsi kafiron.
Macam-macam Juhud:
Juhud terbagi dua Juhud “Mahmudah” (terpuji) dan Juhud “Khobihah” (tercela) Juhud yang mahmudah cirinya ada lima.
  1. Yaqin (Assiqotun billah) hanya kepada Allah ia bersandar. Sebesar apapun upaya yang dilakukan,sehebat apapun kemampuan yang dimiliki hanya Allah lah yang menguasai semuanya. Inilah yang ditanamkan Rassulullah terhadap para sehabat-sehabatnya, sehingga pasukan yang kecil bisa mengalahkan pasukan yang besar dengan izin Allah. Dari daerah terpencil terlahir sebuah peradaban yang menggemparkan dunia.
  2. Attabari (melepaskan diri dari ketergantungan terhadap mahluk) ia berhubungan dengan manusia hanya sebatas niat ibadah (ghoirumahdhoh) tidak mengharapkan balasan atau pamrih daripadanya, semuanya hanya ihktiar belaka karena diperintah, selain itu hanya Allah tujuanya. Ia senantiasa berusaha manjauhkan diri dari hal yang membuatnya jauh dari Allah swt.
  3. Ihlas dalam Amal. Lepasnya hati dari pandangan manusia tatkala berbuat sesuat,,semata-mata hanya untuk Allah swt
  4. Sabar.
  • Dikala menerima ujian Allah, brupa musibah.
  • Sabar dikala menrima ujian Allah, berupa kemudahan.
  • Sabar dalam melaksanakan perintah dari Allah swt.
  • Sabar dalam manjauhi larangan Allah swt.
5.Qonaat (Qossrul Amal/ tidak panjang angan-angan
17/01/13
Posted by hardiansyah mufti

Jangan pernah putus asa

Assalamu'alaikum...

Bismillahirrahmanirrahiim..
untuk antum yang sedang gundah mengahadapi suatu persoalan..

PERCAYALAH.
di dunia ini gak ada yang gak mungkin..
selagi kita mau usaha,
kalo Allah udah berkehendak gak bakal ada lagi yang bisa menghalanginnya..

Jangan pernah putus ASA,atas segala sesuatu.
karna JANJI Allah gak akan pernah bohong kepada hambanya.
15/01/13
Posted by hardiansyah mufti

KEUTAMAAN SURAT AL-IKHLAS

  • KEUTAMAAN SURAT AL-IKHLAS

    Dari Sayyidina Abu Hurairah ra., bahwasanya Rasulullah saw menceritakan tentang keutamaan QUL HUWALLAAHU AHAD,
    dimana beliau ber sabda: ''Sesungguhnya QUL HUWALLAAHU AHAD itu sebanding dengan sepertiga Al Qur'an.''
    (HR. Muslim)

    #Baca setelah shalat di pertengahan bacaan dzikir setelah baca surat Al-fatiha .. lalu baca Surat Al-Ikhlas sampai 3x ( Bagaikan Hatam Al-Qurn'an ) dan baca Do'a kedua orang tua :)
    Semoga bermanfaat ...
Posted by hardiansyah mufti

Fakta-fakta ilmiah keistimewaan pada KUCING

Fakta-fakta ilmiah keistimewaan pada KUCING

Fakta pertama: Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.
Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar dapat membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Fakta kedua: Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor.
Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan.
Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.
Hasil yang didapatkan adalah:
  1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
  2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
  3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
  4. Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
  5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.
Fakta ketiga: Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.
Bahkan di zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan, selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress

Komentar Para Dokter yang Bergelut dalam Bidang Kuman

Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing, selanjutnya manusia 1/4 anjing, sedangkan kucing 1/2 manusia. Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll). Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air. Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.

Sisa makanan kucing hukumnya suci

Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu.
Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.
Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?
Ia menjawab, “Ya.
Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),”. (HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah.
Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.
Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya.
Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.
Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing. (HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni)
Hadis ini diriwayatkari Malik, Ahmad, dan Imam hadis yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya suci.
Lihat begitu luar biasanya kucing itu, bahkan sampe jadi hewan peliharaan kesayangan Nabi. Namun sayangnya banyak sekali dari kita yang berpandangan negatif seputar binatang ini, ada yang mengatakan kucing dapat menyebabkan asma karena bulu-bulunya, ada juga yang bilang kucing terinfeksi toxoplasma.
Padahal kalau teliti lebih lanjut, toxoplasma itu adalah sejenis bakteri yang dapat hidup dibinatang apa saja. Catatan dalam penelitian ilmiah para peneliti, Anjing dan Babi adalah rekor terbanyak hewan yang mengandung penyakit ini. Tapi kenapa, justru kucinglah yang dijadikan kambing hitamnya?
Toxoplasma berasal dari infeksi parasit Toxoplasma Gondii. Adapun penularannya pada manusia melalui empat cara yaitu:
  1. Secara tidak sengaja memakan makanan yang tercemari parasit ini. Misalnya kita makan sayuran yang tidak dicuci bersih dan ternyata parasit toxo telah mencemarinya.
  2. Memakan daging sapi, kambing, babi, ayam, babi atau anjing yang mengandung parasit toxo yang tidak dimasak dengan sempurna (matang).
  3. Infeksi melalui placenta bayi dalam kandungan.
  4. Seorang ibu hamil yang terinfeksi toxoplasma bisa menularkan parasit ini pada janin yang dikandungnya, penularan ini disebut penularan secara congenital.
  5. Melalui transfusi darah, transplantasi organ dari seorang donor yang kebetulan menderita toxoplasmosis.
Toxoplasma bisa menyerang perempuan maupun laki-laki. Sesungguhnya tak hanya kucing yang bisa terinfeksi parasit Toxoplasma, karena semua hewan berdarah panas (unggas dan mamalia) sebenarnya juga bisa terinfeksi sebagai induk semang perantaranya (Intermediate host).
Parasit dari intermediate host dapat menular hanya jika kita MENGKONSUMSINYA. Bedanya dengan kucing, Toxoplasma menyelesaikan keseluruhan siklus hidupnya di usus halus kucing, dan akan dikeluarkan bersamaan dengan feces atau kotorannya.
Mungkin karena alasan inilah maka kucing menjadi tersangka utama toxoplasma bagi sebagian kita. Sementara sapi, kambing, ayam, anjing dan hewan lainnya tidak, meski sama-sama punya “bibit” Toxoplasma di tubuhnya.
Tips untuk Menghindari Toxoplasma:
  1. Sediakan pasir atau tempat kotoran untuk kucing dan sebaiknya dibersihkan setiap hari. Nah kita juga harus rajin bersih-bersih, lagian kucing kalau mau pup dipasir SELALU dikubur, karena kucing itu sendiri adalah hewan yang pemalu. Malah sebenarnya kalau gak ada pasir atau tanah, kucing akan menahan pup sekuat tenaga, kalau bener-bener udah gak tahan, terpaksanya pup di pojokan. Makanya sediakanlah lahan pasir buat kucing
  2. Cegahlah kucing agar tidak berburu tikus, burung, lalat dan kecoa (kasih makan makanan yang bersih, matang dan layak).
  3. Jangan memberi makan hewan peliharaan dengan daging, jeroan, tulang dan susu mentah, sebelum di masaklah terlebih dahulu.
  4. Setelah mencuci daging mentah sebaiknya cuci tangan dengan sabun agar tak ada parasit yang tertinggal di tangan.
  5. Cucilah tangan dengan sabun setiap kali hendak makan.
  6. Hindari memakan daging mentah atau setengah matang. Makanlah daging yang benar-benar telah dimasak sampai matang.
  7. Cuci bersih sayur-mayur dan buah-buahan yang hendak dikonsumsi mentah sebelum dimakan (dilalap).
  8. Untuk ibu-ibu hamil, sebaiknya tidak membersihkan tempat kotoran kucing ataupun mencuci daging ataupun jeroan selama masa kehamilan. Mintalah bantuan orang lain untuk mengerjakannya.
  9. Untuk ibu-ibu yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui ada tidaknya infeksi Toxoplasma.
  10. Jika anda memelihara kucing, latihlah dari kecil kucing tersebut dengan membiasakan buang kotoran pada tempatnya.
Sedangkan khusus untuk ASMA, orang biasa mengait-ngaitkannya akibat dengan bulu-bulu kucing. Padahal belum tentu demikian.
Asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan, penyempitan ini bersifat sementara. Penyakit ini salah satunya dikarenakan kelainan di paru atau di jantung yang bersifat keturunan (biasanya sejak kecil gejalanya sudah mulai tampak).
Khusus asma yang disebabkan kelainan di paru-paru saja, ada yang bersifat intrinsik (dalam tubuh sendiri), dan ekstrinsik baik psikosomatitik (dipacu beban psikis tertentu) maupun non-psikosomatitik – biasanya mirip penderita alergi (tak tahan atau salah tanggapan sistem imun). Dari analisa kemungkinan jenis dan penyebab sesak, tentulah yang bersifat ekstrinsik yang dapat sembuh dengan menghindari atau menetralisir pencetus timbulnya serangan asma.
Jadi orang yang kambuh asmanya itu bukan hanya karena bulu kucing, tetapi bisa juga karena debu, sesak dalam keramaian, stress, asap, serbuk bunga, udara dingin, olahraga, dll. Sebenarnya bulu kucing hanyalah menjadi PEMICU, sama seperti faktor-faktor yang lain.
Posted by hardiansyah mufti

_ BERDIRI SAAT MAHAL QIYAM DALAM PEMBACAAN MAULID _

Assalamualaikum..


Mengenai berdiri saat maulid ini, merupakan Qiyas dari menyambut kedatangan Islam dan
Syariah Rasul saw, dan menunjukkan semangat atas kedatangan sang pembawa risalah pada
kehidupan kita, hal ini lumrah saja, sebagaimana penghormatan yang dianjurkan oleh Rasul
saw adalah berdiri, sebagaimana diriwayatkan ketika Sa’ad bin Mu’adz ra datang maka
Rasul saw berkata kepada kaum anshar : “Berdirilah untuk tuan kalian” (Shahih Bukhari
hadits No.2878, Shahih Muslim hadits No.1768), demikian pula berdirinya Thalhah ra untuk
Ka’b bin Malik ra.
Memang mengenai berdiri penghormatan ini ada ikhtilaf ulama, sebagaimana yang
dijelaskan bahwa berkata Imam Alkhattabiy bahwa berdirinya bawahan untuk majikannya,
juga berdirinya murid untuk kedatangan gurunya, dan berdiri untuk kedatangan Imam yang
adil dan yang semacamnya merupakan hal yang baik, dan berkata Imam Bukhari bahwa yang
dilarang adalah berdiri untuk pemimpin yang duduk, dan Imam Nawawi yang berpendapat bila
berdiri untuk penghargaan maka taka apa, sebagaimana Nabi saw berdiri untuk kedatangan
putrinya Fathimah ra saat ia datang, namun adapula pendapat lain yang melarang berdiri
untuk penghormatan.(Rujuk Fathul Baari Almasyhur Juz 11 dan Syarh Imam Nawawi ala
Shahih muslim juz 12 hal 93)
Namun dari semua pendapat itu, tentulah berdiri saat mahal qiyam dalam membaca maulid
itu tak ada hubungan apa - apa dengan semua perselisihan itu, karena Rasul saw tidak dhohir
dalam pembacaan maulid itu, lepas dari anggapan ruh Rasul saw hadir saat pembacaan
maulid, itu bukan pembahasan kita, masalah seperti itu adalah masalah ghaib yang tak
bisa disyarahkan dengan hukum dhohir, semua ucapan diatas adalah perbedaan pendapat
mengenai berdiri penghormatan yang Rasul saw pernah melarang agar sahabat tak berdiri
untuk memuliakan beliau saw.
Jauh berbeda bila kita yang berdiri penghormatan mengingat jasa beliau saw, tak terikat
dengan beliau hadir atau tidak, bahwa berdiri kita adalah bentuk semangat kita menyambut
risalah Nabi saw, dan penghormatan kita kepada kedatangan Islam, dan kerinduan kita pada
nabi saw, sebagaimana kita bersalam pada Nabi saw setiap kita shalat pun kita tak melihat
beliau saw.
Diriwayatkan bahwa Imam Al hafidh Taqiyuddin Assubkiy rahimahullah, seorang Imam
Besar dan terkemuka dizamannya bahwa ia berkumpul bersama para Muhaddits dan Imam Imam besar di zamannya dalam perkumpulan yang padanya di bacakan puji - pujian untuk
Nabi saw, lalu diantara syair - syair itu merekapun seraya berdiri termasuk Imam Assubkiy
dan seluruh Imam - Imam yang hadir bersamanya, dan didapatkan kesejukkan yang luhur
dan cukuplah perbuatan mereka itu sebagai panutan.
Dan berkata Imam Ibn Hajar Alhaitsamiy rahimahullah bahwa Bid’ah hasanah sudah menjadi
kesepakatan para Imam bahwa itu merupakan hal yang sunnah, (berlandaskan hadist Shahih
Muslim No.1017 yang tercantum pada Bab Bid’ah) yaitu bila dilakukan mendapat pahala
dan bila ditinggalkan tidak mendapat dosa, dan mengadakan maulid itu adalah salah satu
Bid’ah hasanah.
Dan berkata pula Imam Assakhawiy rahimahullah bahwa mulai abad ketiga hijriyah,
mulailah hal ini dirayakan dengan banyak sedekah dan perayaan agung ini diseluruh dunia
dan membawa keberkahan bagi mereka yang mengadakannya. (Sirah Al Halabiyah Juz 1 hal
137)
Pada hakekatnya, perayaan maulid ini bertujuan mengumpulkan muslimin untuk Medan Tablig
dan bersilaturahmi sekaligus mendengarkan ceramah islami yang diselingi bershalawat dan
salam pada Rasul saw, dan puji pujian pada Allah dan Rasul saw yang sudah diperbolehkan
oleh Rasul saw, dan untuk mengembalikan kecintaan mereka pada Rasul saw, maka
semua maksud ini tujuannya adalah kebangkitan risalah pada ummat yang dalam ghaflah,
maka Imam dan Fuqaha manapun tak akan ada yang mengingkarinya karena jelas - jelas
merupakan salah satu cara membangkitkan keimanan muslimin, hal semacam ini tak pantas
dipungkiri oleh setiap muslimin aqlan wa syar’an (secara logika dan hukum syariah), karena
hal ini merupakan hal yang mustahab (yang dicintai), sebagaiman kaidah syariah bahwa
“Maa Yatimmul waajib illa bihi fahuwa wajib”, semua yang menjadi penyebab kewajiban
dengannya maka hukumnya wajib.
Contohnya saja bila sebagaimana kita ketahui bahwa menutup aurat dalam shalat hukumnya
wajib, dan membeli baju hukumnya mubah, namun suatu waktu saat kita akan melakukan
shalat kebetulan kita tak punya baju penutup aurat kecuali harus membeli dulu, maka
membeli baju hukumnya berubah menjadi wajib, karena perlu dipakai untuk melaksanakan
shalat yang wajib .
Contoh lain misalnya sunnah menggunakan siwak, dan membuat kantong baju hukumnya
mubah saja, lalu saat akan bepergian kita akan membawa siwak dan baju kita tak berkantong,
maka perlulah bagi kita membuat kantong baju untuk menaruh siwak, maka membuat
kantong baju di pakaian kita menjadi sunnah hukumnya, karena diperlukan untuk menaruh
siwak yang hukumnya sunnah.
Maka perayaan Maulid Nabi saw diadakan untuk Medan Tablig dan Dakwah, dan dakwah
merupakan hal yang wajib pada suatu kaum bila dalam kemungkaran, dan ummat sudah tak
perduli dengan Nabinya saw, tak pula perduli apalagi mencintai sang Nabi saw dan rindu
pada sunnah beliau saw, dan untuk mencapai tabligh ini adalah dengan perayaan Maulid
Nabi saw, maka perayaan maulid ini menjadi wajib, karena menjadi perantara Tabligh dan
Dakwah serta pengenalan sejarah Sang Nabi saw serta silaturahmi.
Sebagaimana penulisan Alqur’an yang merupakan hal yang tak perlu dizaman Nabi saw,
namun menjadi sunnah hukumnya di masa para sahabat karena sahabat mulai banyak yang
membutuhkan penjelasan Alqur’an, dan menjadi wajib hukumnya setelah banyaknya para
sahabat yang wafat, karena ditakutkan sirnanya Alqur’an dari ummat, walaupun Allah telah
menjelaskan bahwa Alqur’an telah dijaga oleh Allah.
Hal semacam in telah di fahami dan dijelaskan oleh para khulafa’urrasyidin, sahabat
radhiyallahu’anhum, Imam dan Muhadditsin, para ulama, fuqaha dan bahkan orang muslimin
yang awam, namun hanya sebagian saudara - saudara kita muslimin yang masih bersikeras
untuk menentangnya, semoga Allah memberi mereka keluasan hati dan kejernihan, amiin.

Diambil dari Kenalilah Akidahmu 2

14/01/13
Posted by hardiansyah mufti

Kisah Rasulullah dan Kucing-Nya

Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat,Nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu haiwan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri mueeza dari jubahnya.Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk kepada majikannya. Sebgai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan comel kucing itu.

Dalam aktiviti lain, setiap kali Nabi menerima tetamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang nabi sukai ialah, ia selalu mengeong ketika mendengar azan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara azan.Bahkan kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing kesayangan layaknya menyanyangi keluarga sendiri.
Hukuman bagi mereka yang menyakiti haiwan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadis sahih Al-bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi SAW pun menjelaskan bahawa hukuman bagi wanita ini adalah azab neraka.

Beberapa diantara orang terdekat nabi juga memelihara kucing. Aisyah binti abubakar shiddiq, isteri nabi amat menyayangi kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Abdul Rahman bin Sakhr al Azdi. diberi gelaran Abu huruyrah (bapak para kucing jantan), kerana kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya. "

Posted by hardiansyah mufti

Kebenaran Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kebenaran Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

( بسم الله الرحمن الرحيم )

KEBENERAN PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW


Pada bulan Rabi'ul Awwal 1428 H/ Maret 2007 M telah tersebar selebaran yang ditulis oleh Sdr. Ja'far Salih, seorang pengajar di Masjid Fatahillah, Beji Depok. Dari tulisannya tersebut, dapat disimpulkan:

1. Maulid merupakan amaliah yang sunnah ditinggalkan (sunnah tarkiyyah).
2. Maulid tidak ada manfaatnya.
3. Yang mengadakan maulid adalah pengikut ajaran kebatinan yang sesat.
4. Dalil yang digunakan oleh para pelaku peringatan Maulid telah salah dan pemikirannya sangat rancu.
5. Seorang yang mengadakan maulid telah berbuat zalim pada Rasulullah.

Pernyataan ini sungguh sangat menyakitkan hati kaum Muslimin yang telah turun temurun mengadakan peringatan maulid, bagaikan peluru yang telah merobek dada mereka dan ingin memporak-porandakan persatuan kaum Muslimin yang saat ini tengah terjalin cukup baik di Indonesia. Bukankah sangat membuang waktu dan energi kita bila meributkan perihal maulid? Padahal pada saat ini, kaum Yahudi dan Nasrani tengah gencar memerangi kaum Muslimin di berbagai belahan dunia. Sangat disesalkan, kenapa sampai Sdr. Ja'far Salih buta akan hal ini?

Tulisan singkat berikut ini sekedar ingin menjelaskan akan hakekat maulid dan memantapkan hati para pecinta Maulidinnabi, sekaligus sebagai tanggapan atas apa yang telah ditulis oleh Sdr. Ja'far Salih.

1. Maulid bukan amaliah yang dapat digolongkan sebagai sunnah untuk ditinggalkan (sunnah tarkiyyah). Para ahli Ushul Fiqih sendiri mengklasifikasi sunnah kepada tiga bagian, yaitu Perbuatan, Ucapan, dan Ketetapan Nabi. Dan tidak ada dari mereka yang memasukkan apa yang Nabi tinggalkan termasuk Sunnah Beliau.

Suatu pekerjaan yang tidak dikerjakan Rasulullah atau apa yang beliau tinggalkan, tidak serta merta kita juga harus tinggalkan. Sebagai contoh, Nabi meninggalkan makan daging biawak karena beliau tidak suka, sekalipun itu halal. Contoh lainnya, karena Nabi khawatir bila Shalat Tarawih sampai diwajibkan Allah pada umat beliau, hingga beliau tidak lagi keluar ke masjid untuk Shalat Tarawih. Kedua hal tersebut cukup menjadi contoh bahwa apa yang tidak dikerjakan Nabi atau apa yang beliau tinggalkan bukan berarti kita sebagai ummatnya harus juga meninggalkannya.

2. Peringatan maulid adalah perkara tradisi (yang baik), tidak masuk pada perkara ibadah. Para pemula di kalangan pelajar ilmu saja akan dapat membedakan antara 'adat dan ibadat. Jika ada yang berkata ini ibadah yang disyari'atkan dengan kaifiyatnya, maka kami akan bertanya, mana dalilnya? Namun jika ada yang berkata, ini adalah tradisi yang baik, maka kami akan berkata, berbuatlah sekehendaknya.

Peringatan maulid memang sebuah tradisi, NAMUN merupakan tradisi yang baik dan penuh dengan manfaat yang melimpah bagi para pelakunya. Di antara manfaat maulid :




 Maulid adalah sarana agung untuk mengajak manusia ke jalan Allah dan kesempatan emas untuk memperdengarkan akhlak, adab, sirah (sejarah hidup), dan ibadah Nabi Muhammad SAW.

 Di dalam peringatan maulid, orang dapat bersedekah, berbuat amar ma'ruf dan nahi munkar, seraya menampakkan kebahagiaan dan kegembiraan dengan lahirnya Baginda Nabi Muhammad SAW.

 Di dalam peringatan maulid, orang dapat berzikir, membaca Al-Qur'an, memperbanyak shalawat kepada Nabi secara bersama-sama. Hal-hal tersebut tidak disangsikan lagi sangat besar faedahnya.
 As-Suyuthi menyebutkan dalam kitabnya الوسائل فى شرح الشمائل
"Bahwa rumah, tempat, atau masjid yang dibacakan maulid Nabi di dalamnya, maka Malaikat akan memasuki tempat tersebut dan bershalawat kepada orang yang ada di dalamnya. Dan Allah melimpahkan rahmat dan keridhoan-Nya."

 Ibnu Hajar Al-Haitami mengatakan: "Berkumpul untuk mendengar kisah Rasulullah SAW menjadi sebab yang dapat menghubungkan para pendengarnya agar menjadi dekat kepada Rasulullah SAW."

3. Sejarah peringatan maulid bukan karena mengikuti ajaran kebatinan yang sesat. Di dalam kitab Syarhul Mawahib buah karya Al-Imam Az-Zarkoni disebutkan bahwa yang pertama kali mengadakan peringatan maulid di masyriq (Timur) adalah Al-Muzhaffar, seorang raja yang saleh dan adil.

Ibnu Katsir menyebutkan dalam Tarikhnya bahwa raja tersebut mengadakan maulid besar dan mengundang Ulama-ulama besar serta ia mengeluarkan dana untuk maulid sebesar 300 ribu Dinar.

Al-Hafidz Abul Khithab bin Dahiyyah pada tahun 406 H menulis kitab maulid yang ia namakan التنوير بمولد النبي البشير Maka raja menghadiahkan kepadanya 1000 dinar, karena karangannya tersebut.

Dan yang pertama kali mengadakan peringatan maulid di Maghrib (Barat) adalah Al-Imam Al-Muhaddits As-Sholeh Abu Abbas Ahmad Bin Muhammad Al-Azafi. Hal tersebut tertulis dalam kitab Al-Mi'yar juz 11, dan hal itu disebutkan pula oleh Ibnu Khaldun. Al-Imam Abu Abbas adalah seorang ahli hadis terkemuka dan terkenal akan kesalehannya, maka tidak mungkin ia mengadakan maulid karena mengikuti ajaran kebatinan.

4. Sdr. Ja'far Salih mengatakan bahwa kata 'Rahmat' dalam Q.S. Yunus: 58 tidak dapat diartikan sebagai Nabi Muhammad dan hanya dapat diartikan sebagai Al-Qur'an. Pernyataan tersebut tidak tepat, karena kata 'Rahmat' dalam ayat ini bermakna umum. 'Rahmat' dapat meliputi segala sesuatu, bahkan Nabi sendiri pernah bersabda: انما انا رحمة مهداة Artinya, "Aku hanyalah Rahmat yang dihadiahkan Allah."

Banyak pula di antara ahli tafsir mendukung penafsiran bahwa kata 'Rahmat' yang dimaksud adalah Nabi Muhammad SAW, seperti Al-Imam Al-Alusi menyebutkan dalam syarah ayat ini, juz ke 11, halaman 140, bahwa Abdullah bin Abbas (Sahabat Nabi) berkata: "Karunia Allah adalah ilmu dan Rahmat Allah adalah Nabi Muhammad".



Al-Imam At-Thabarani dan Ibnu Asaakir pun menafsirkan karunia Allah yaitu Nabi Muhammad. Bila Sdr. Ja'far Salih mengatakan bahwa penafsiran kata rahmat dengan maksud Nabi Muhammad adalah hal yang sangat dipaksakan dan mengatakan tidak seorangpun dari ahli tafsir yang menafsirkan demikian, maka ada baiknya bila Sdr. Ja'far Salih lebih banyak lagi membaca dan menelaah kitab-kitab Tafsir Al Qur'an.

Perkataan Sdr. Ja'far Salih bahwa Nabi berpuasa di hari Senin bukan karena Nabi bersyukur kepada Allah lantaran dilahirkan di hari itu, tapi karena hari itu adalah hari di mana amaliah manusia diperlihatkan pada Allah, jelas bertentangan
dengan redaksi hadis Nabi itu sendiri, di mana beliau menegaskan,
( فيه ولدت وفيه انزل علي )
Hari Senin adalah hari aku dilahirkan dan hari aku diberikan wahyu pertama kali.

Peringatan maulid Nabi Muhammad sangat relevan dengan hadis tersebut. Karena untuk bersyukur untuk kelahiran Nabi, umatnya dapat mengungkapkannya dengan berpuasa, memberi makan orang lain, atau berkumpul untuk bershalawat dan mendengarkan sejarah kelahirannya.

5. Sdr. Ja'far Salih mengatakan bahwa orang yang mengadakan peringatan Maulid sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran Nabi adalah orang yang telah berbuat zalim pada Nabinya. Bila demikian, apakah berarti Nabi juga telah menzalimi dirinya sendiri, karena beliau berpuasa pada hari Senin untuk mensyukuri hari kelahirannya? Apakah Nabi Muhammad SAW berarti juga telah berbuat zalim kepada Nabi Musa as, karena ia berpuasa pada hari Asyura (ditambah satu hari pada hari tasu'a untuk membedakan dengan kebiasaan orang Yahudi) lantaran bersyukur kepada Allah yang telah menyelamatkan Nabi Musa dari Fir"aun di hari Asyura?

Lalu zalimkah seorang yang menghadiri peringatan Maulid hanya untuk bershalawat, bersyukur dengan kelahiran Nabinya, dan mendengarkan nasehat para Ulama? Allah yahdik! Ketahuilah, andalah yang telah berbuat zalim pada Nabi karena telah menyakiti umat Islam, mencela mereka, melarang orang mau memberi makan, serta melarang orang yang bershalawat dan berzikir.

Penutup

Kaum Muslimin sekalian, berikut ini kami kutipkan beberapa perkataan ulama tentang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW:
1. Al-Imam Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa mengadakan peringatan Maulid Nabi adalah suatu pekerjaan yang berdasarkan hadis yang terdapat dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim. Adalah Nabi SAW saat datang ke Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Lalu Nabi bertanya pada mereka akan hal itu, maka mereka menjawab, hari Asyura adalah hari Allah menenggelamkan Fir'aun dan menyelamatkan Nabi Musa. Kami berpuasa pada hari itu karena kami bersyukur kepada Allah. Maka Nabi SAW bersabda :"Kamilah yang lebih berhak untuk berpuasa daripada kalian" Hadis ini menjelaskan bolehnya bersyukur pada hari tertentu, karena mendapat nikmat atau terhindar dari bencana. Cara bersyukur dapat dengan berpuasa, bersedekah, memberi makan, membaca Al Qur'an, dan berbagai amaliyah kebaikan lainnya.


Perhatikanlah, bila kaum Yahudi yang bersyukur dengan berpuasa karena Nabi Musa telah diselamatkan Allah dan Nabi Muhammad pun mendukungnya (mendukung tindakan berpuasanya tersebut), maka buat kita umatnya, nikmat

mana yang lebih besar dari lahirnya Nabi Muhammad ke dunia? Lalu apakah salah bila kita mensyukuri kelahiran beliau dengan penuh suka cita, bersedekah, dan bershalawat kepadanya?
Imam Syafi'i berkata: "Tiap sesuatu yang masih memiliki sandaran syari'at, maka hal itu bukan suatu yang bid'ah, sekalipun para sahabat dan ulama salaf tidak melakukannya". Jadi jelaslah bahwa peringatan maulid bukan bid'ah karena masih ada hadits yang mendukungnya (hadits yang di atas).
2. Menurut As-Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki, peringatan maulid adalah amaliah agung yang telah dilaksanakan para Ulama agung bersama umat Islam secara umum. Di dalamnya terdapat amal-amal saleh, seperti silaturahmi, membaca Al Qur'an, bershalawat, dan bersedekah.
3. Menurut Syekh Ibnu Taimiyyah, mengagungkan kelahiran Nabi dan menjadikan kebiasaan tahunan adalah amaliah yang di dalamnya mengandung pahala yang besar.
4. Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, seorang Mufti Madzhab Syafi'i menyebutkan dalam kitabnya Assirah An-Nabawiyyah Wa Atsaril Muhammadiyyah, halaman 51: "Kebiasaan umat Islam berdiri saat mendengar detik-detik kelahiran Nabi ke dunia adalah amaliah yang disukai, karena berdirinya untuk mengagungkan Nabi Muhammad. Hal tersebut telah dilakukan ulama-ulama dunia yang jadi panutan kaum muslimin dari zaman dahulu".
5. Seorang wali besar Al-'Arif billah Ibnu Ibad menyatakan mubahnya mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW karena maulid termasuk hari raya Umat Islam. Maka menampakkan kegembiraan dan kesenangan pada hari itu adalah hal yang mubah.


Telah ditashih oleh

Abuya KH. Abd. Rahman Nawi. (TEBET - JAKARTA)
13/01/13
Posted by hardiansyah mufti

Apakah Kita Termasuk Saudara Yang Dirindu Rasulullah?


 muhammad_pbuh_truly_we_love_yo_by_muslimz

Betapa jarak darimu, yaa Rasul, serasa dikau di sini…” Sepenggal dendangan lagu dari Bimbo ini mencoba menggugah kecintaan dan kerinduan kita akan Rasulullah, Muhammad saw. Tetapi tahukah saudaraku bahwa ternyata Rasul pun telah mengungkapkan kerinduannya kepada saudara-saudaranya?
Suatu ketika berkumpullah Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersama sahabat-sahabatnya yang mulia. Di sana hadir pula sahabat paling setia, Abu Bakar ash-Shiddiq. Kemudian terucap dari mulut baginda yang sangat mulia: “Wahai Abu Bakar, aku begitu rindu hendak bertemu dengan ikhwanku (saudara-saudaraku).”
Suasana di majelis itu hening sejenak. Semua yang hadir diam seolah sedang memikirkan sesuatu. Lebih-lebih lagi sayidina Abu Bakar, itulah pertama kali dia mendengar orang yang sangat dikasihinya melontarkan pengakuan demikian.
Apakah maksudmu berkata demikian, wahai Rasulullah? Bukankah kami ini saudara-saudaramu?”Abu Bakar bertanya melepaskan gumpalan teka-teki yang mulai memenuhi pikiran.
Tidak, wahai Abu Bakar. Kamu semua adalah sahabat-sahabatku tetapi bukan saudara-saudaraku.” Suara Rasulullah bernada rendah.
Kami juga saudaramu, wahai Rasulullah,” kata seorang sahabat yang lain pula.
Rasulullah menggeleng-gelangkan kepalanya perlahan-lahan sambil tersenyum. Kemudian Baginda bersabda,
Saudara-saudaraku adalah mereka yang belum pernah melihatku tetapi mereka beriman denganku dan mereka mencintai aku melebihi anak dan orang tua mereka. Mereka itu adalah saudara-saudaraku dan mereka bersama denganku. Beruntunglah mereka yang melihatku dan beriman kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah melihatku.” (Hadis Muslim)
Lihatlah betapa kasih dan cinta Rasul untuk umatnya. Walaupun Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah bertemu dengan kita namun cinta dan kasihnya kepada kita tidak pernah pudar.
Renungkanlah saudaraku! Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam merindui umatnya yang belum pernah beliau lihat. Beliau ungkapkan cinta beliau itu kepada sahabat-sahabatnya. Akankah kita tidak senang dengan ungkapan rindu dan kasih beliau ini? Lalu bagaimana dengan kita sendiri. Sudahkah kita menjadi saudara-saudara (ikhwan) Rasulullah? Akankah kita biarkan cinta dan kerinduan itu bertepuk sebelah tangan, tidak memperoleh sambutan yang layak dari kita?
Malu rasanya jika kita membandingkan kecintaan kita kepada Rasul dengan kecintaan Rasul kepada kita, umatnya. Bahkan untuk kita, beliau rindukan syafaat penyelamat di akhirat kelak. Doa paling mustajabnya beliau simpan untuk umatnya di hari yang paling sulit dan menggetarkan nanti. Simaklah kisah ini:
Abu Hurairah ra meriwayatkan, bahawa Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Setiap nabi mempunyai doa yang mustajab. Maka setiap nabi bersegera memanfaatkan doa itu. Tetapi aku menyimpankan doa itu sebagai penolong untuk umatku pada Hari Kiamat (syafaat).” (Hadits riwayat Muslim)
Cinta ikhlashmu pada manusia, bagai cahaya suwarga. Dapatkah kami membalas cintamu, secara bersahaja…
Semoga kita bisa menjadi saudara-saudara yang dirindukan oleh Rasulullah  sallallahu ‘alaihi wasallam.
Posted by hardiansyah mufti

Orang yang Paling Berani adalah Abu Bakar


 Pejuang Islam - berkuda membawa panji bendera Tauhid.

Ali bin Abi Thalib pernah bertanya kepada para sahabat, “Siapakah orang yang paling berani?”, jawab mereka, “Engkau wahai Amirul Mukminin.”. Kemudian Ali berkata lagi, “TIDAK! Orang yang paling berani adalah Abu Bakar Ash – Shiddiq.”
Ali melanjutkan ceritanya:
Demi Allah, aku pernah melihat Nabi Muhammad dikeliingi sekumpulan kaum kafir Quraisy yang sedang menarik dan memukul baginda. Sementara itu kami mengintip dari jauh. Kemudian datanglah Abu Bakar mengusir orang-orang kafir tadi dan menghalangi mereka menyakiti Rasulullah. “Apakah engkau hendak membunuh orang yang mengatakan Rabbku adalah Allah!?“, teriak Abu Bakar. Mendengarkan hal itu, mereka meninggalkan Rasulullah dan Abu Bakar
Kemudian Uqbah bin Abu Mu’ith datang. Abu Bakar langsung dibantingnya ke tanah. Uqbah lantas membuka sandal dan memukul wajah Abu Bakar dengan sandal terus menerus sehinggakan wajah Abu Bakar jadi bengkak sampai tak diketahui lagi bentuk hidungnya. Mengalir darah dari wajah Abu Bakar, lalu ia pun pingsan!
Sejurus kemudian, datanglah kabilah Abu Bakar, Bani Tamim. Mereka membawanya ke rumah, dan menyangka Abu Bakar tidak akan mampu diselamatkan lagi. Mereka berkata kepada ibunya, “Jika dia hidup, maka berilah dia makan dan minum.” Setelah sadar, kalimat pertama yg keluar dari lisan Abu Bakar adalah, “Apa yg terjadi pada Rasulullah?” Ibunya yang waktu itu belum masuk islam menjawab, “Apakah kamu masih mengingatnya sedangkan keadaan kamu sudah begini?” Abu Bakar menjawab, “Demi Allah, aku tidak akan makan dan minum apapun hingga jiwaku merasa tenang dengan keadaan Rasulullah sekarang.” Abu Bakar meminta, “Pergilah ke tempat Ummu Jamil (Fatimah bunti Al- Khattab) dan buatlah diriku tenang dengan menanyakan khabar Rasulullah kepadanya.”
Si ibu pun pergi menemui Fatimah binti Al- Khattab. Waktu itu Fatimah binti Al- Khattab masih menyembunyikan keislamannya, puteri Al- Khattab kemudian berkata, “Demi Allah, aku tidak tahu tentang puteramu dan Muhammad, tetapi kalau engkau inginkan anakmu tenang, aku akan pergi bersamamu.”
Mereka berdua datang menemui Abu Bakar. “Apa yg terjadi atas Rasulullah?” tanya Abu Bakar. Fatimah menjawab, “Aku tidak mengetahui keadaan Rasulullah.” Abu Bakar lalu berkata lagi, “Jangan kuatir, ia adalah ibuku.” Fatimah lalu menjawab, “Dia baik-baik saja.” Abu Bakar berkata lagi, “Demi Allah, aku tidak akan makan dan minum sehingga aku melihat baginda sendiri!”
Kemudian mereka bertiga pergi menemui Rasulullah di rumah Al-Arqam bin Abi Arqam. Melihat keadaan Abu Bakar, Baginda merasa sangat hiba. Baginda memeluknya. “Demi Allah, wahai Rasulullah, aku tidak apa-apa, hanya wajahku saja yang luka,” kata Abu Bakar selepas melihat Nabi Muhammad merasa kasihan dan simpati padanya.
Melihat luka tersebut, Nabi pun merasa kasihan dan berdoa untuknya. Abu Bakar kemudian berkata ” Ya Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar dia memberikan petunjuk kepada ibuku!” Dengan keberkatan doa Baginda, ibu Abu Bakar lantas mengucapkan kalimah syahadah, “Asyhadu anlaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullah.”
Demikianlah sepotong kisah indah akan keberanian Abu Bakar yang didasari cinta yang tulus dan teramat dalam kepada Nabi Muhammad saw. Semoga kita bisa meneladani beliau dan sahabat nabi lainnya serta memperoleh syafaat dari Nabi Muhammad karena kecintaan kita kepadanya.
12/01/13
Posted by hardiansyah mufti

Tangis Terakhir Nabi Muhammad


 The tears of the Prophet Muhammad

Tiba-tiba ada ucapan salam. “Boleh saya masuk?” lelaki itu bertanya. Namun Fatimah tidak mengizinkannya masuk ruangan. “Maaf, ayah saya sedang sakit, “kata Fatimah. Ia berbalik kembali dan menutup pintu.
Nabi Muhammad saw. membuka matanya dan bertanya, “Siapa dia, putriku?”
“Aku tidak tahu ayah. Ini pertama kali aku melihatnya,” kata Fatimah lembut.
“Ketahuilah putriku, dia adalah orang yang menghapuskan kenikmatan sementara! Dialah yang menceraikan persahabatan di dunia. Dialah sang Malaikat Maut,” kata Rasulullah saw.
Fatimah menahan genangan air matanya.
Malaikat maut datang kepada-Nya, tetapi Rasulullah saw. bertanya mengapa Jibril tidak datang bersamanya.
Kemudian Rasulullah saw. menatap putrinya dengan pandangan nanar, seolah-olah ia tak ingin kehilangan setiap bagian dari wajah putrinya.
Kemudian, Jibril dipanggil. Jibril sebenarnya telah siap dia langit untuk menyambut ruh Rasulullah sang pemimpin Bumi.
“Wahai Jibril, jelaskan kepadaku tentang hak-hakku di hadapan Allah!”, Rasulullah saw. meminta dengan suara yang sangat lemah.
“Pintu-pintu langit telah dibuka. Para malaikat sedang menunggu ruh Anda. Semua pintu Surga terbuka luas menunggu Anda” kata Jibril.
Namun, kenyataannya, jawaban itu tidak membuat Rasulullah saw. lega.
Matanya masih penuh kekhawatiran.
“Anda tidak senang mendengar kabar ini?” tanya Jibril.
“Ceritakan tentang nasib umatku di masa depan?” kata Rasulullah saw.
“Jangan khawatir, wahai Rasulullah, saya mendengar Allah berkata:” Aku haramkan Surga untuk semua orang, sebelum umat Muhammad memasukinya, ” kata Jibril.
Waktu bagi malaikat Izrail melakukan pekerjaannya semakin dekat dan dekat.
Perlahan-lahan, ruh Rasulullah saw. dicabut.
Tampak tubuh Rasulullah saw. bermandikan peluh, saraf lehernya menegang.
“Jibril, betapa sakit ini!” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam sallalahu mengerang dengan perlahan.
Fatimah memejamkan mata, Ali yang duduk di sampingnya tertunduk dalam dan Jibril pun memalingkan mukanya.
“Apakah aku sedemikian menjijikkan sehingga engkau memalingkan muka wahai Jibril?” Rasulullah saw. bertanya.
“Siapa yang bisa tahan melihat Kekasih Allah di ambang sakaratul mautnya?” kata Jibril.
“Bukan untuk berlama-lama,” kemudian Rasulullah saw. mengerang karena sakit yang tak tertahankan.
Ya Allah betapa besar Sakaratul maut ini. Berikan kepadaku semua rasa sakit, tapi jangan untuk Umatku.
Tubuh Rasulullah saw. mendingin, kaki dan dadanya tidak bergerak lagi.
Dengan berlinang air mata, bibirnya bergetar seakan ingin mengatakan sesuatu.
Ali mendekatkan telinganya ke Rasulullah saw., “Jagalah shalat dan jagalah orang-orang lemah di antara kamu.”
Di luar ruangan, ada tangisan, ada kegaduhan. Para sahabat saling berpelukan. Fatimah menutup wajahnya dengan kedua tangan.
Sekali lagi, Ali mendekatkan telinganya ke Rasulullah saw. dan dengan mulut yang telah membiru serta air mata berlinang, Rasulullah berucap lirih: “Ummatii , Ummatii, Ummatii…” “Umatku, umatku, umatku…

Posted by hardiansyah mufti

Video: Kita, Ibu, Hanya Satu Kesempatan

Di bawah ini adalah sebuah video karya beberapa mahasiswa Universitas Indonesia (kelompok AdSmith) yang mencoba mengangkat nilai Ibu dalam kehidupan manusia. Judul video ini adalah: Life Recorder (Rekaman Kehidupan). Pada bagian akhir video tersebut dituliskan:
Engkau tak bisa mengganti apa yang telah engkau sia-siakan. Waktu dengan ibumu adalah TERBATAS.
Ya benar, ibu, orang tua kita hanya satu. Ia bisa menjadi surga atau neraka kita. Selagi Allah masih memberi kesempatan, manfaatkan, jangan sia-siakan.



Posted by hardiansyah mufti

๑ˆ⌣ˆ๑ AYAT AYAT ANTI GALAU ๑ˆ⌣ˆ๑

  • Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarokatuh
  • ♥ Bismillaahir Rahmaanir Rahiim ♥
     
    ♥ Jangan Galau, Innallaha Ma’ana!
    “Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama
    kami” (QS. At Taubah: 40)
     
    ♥ ber-Sabarlah
    “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (Qs. Al-
    Baqarah 153).
     
    ♥Adukanlah semua itu kepada Allah,
    “Hanya kepada-Mulah kami menyembah, dan hanya kepada-Mulah
    kami meminta pertolongan” (QS. Al Fatihah 5).
     
    ♥ Positive thinking
    “Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
    Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Qs Al-
    Insyirah 5-6).
     
    ♥ Dzikrullah (Mengingat Allah)
    “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram
    dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah
    lah hati menjadi tenteram” (Qs Ar-Ra’du 28)
     
    Insya Allah ..
    Salam Ukhuwah penuh Cinta ..
11/01/13
Posted by hardiansyah mufti

18 TAHUN BERDAKWAH DI GEMERLAP IBUKOTA

Assalamu'alaikum,Wr,Wb.

" 18 TAHUN BERDAKWAH DI GEMERLAP IBUKOTA "

1. Tahun 1994-1995 ; Al-Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf memulai berdakwah di Jakarta dengan hanya mempunyai beberapa orang murid saja yang Majlis tersebut baru dirintis oleh beliau, Al-Habib Hasan bin Ja'far Assegaf terus mengajak para warga sekitar beliau untuk sama-sama menuntut ilmu di Majlis nya.

2. 1996-1997 ; Majlis Ta'lim mulai di selenggarakan di rumah para murid-murid Al-Habib Hasan bin Ja'far Assegaf dengan melakukan pengajian-pengajian pada tiap malam nya.

3. 1998-2000 ; Majlis Al-Habib Hasan bin Ja'far Assegaf berdakwah melalui masjid-masjid di sekitaran daerah Jakarta Selatan yang mulai di penuhi oleh puluhan hingga ratusan Jama'ah di Masjid tersebut dan Masjid-masjid membuka pintu lebar-lebar untuk kegiatan Majlis Ta'lim Al-Habib Hasan.

4. 2001-2004 ; Majlis Al-Habib Hasan bin Ja'far Assegaf yang pada awalnya bernama Majlis Ta'lim Al-Irfan diganti dan di Ijazahkan oleh Al-Habib Umar bin Hafidz (Hadramaut) dan Al-Habib Anis bin Alwi Al-Habsyi (Solo) dengan nama 'Nurul Musthofa' yang berarti 'Cahaya Manusia pilihan' serta mendapatkan respon positif dari Masyarakat.

5. 2005-2006 ; Nurul Musthofa mulai memakai Jalan-jalan dan dakwah nya sudah terhampar luas di seluruh daerah Jakarta Selatan dengan mulai banyak nya orang menuntut ilmu di Nurul Musthofa dan pada tahun 2006 Nurul Musthofa mendapatkan izin departemen Agama pada sekitar tahun 2006 dan Majlis Nurul Musthofa mayoritas nya di penuhi kaum remaja Ibukota Jakarta.

5. 2007-2009 ; Ribuan sampai Puluhan Ribu Masyarakat dari penjuru Jabodetabek sudah mulai memadati Majlis Nurul Musthofa, sesampai para elemen Pemerintah dari Walikota, Gubernur, Menteri dan Presiden ikut duduk bersama di Majlis pimpinan Al-Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf ini dan Nurul Musthofa rutin menyelenggarakan event di tempat strategis seperti Masjid Istiqlal, Gelora Bung Karno, Monas dan disini Nurul Musthofa pernah di isi oleh para pendakwah seperti Ustadz Yusuf Mansyur, K.H Muhammad Ustadz Arifin Ilham, Habib Rizieq (FPI), Habib Abdullah (Syamsi Syumus) dan Sayyidil Walid Al-Habib Ali bin Sayyidil Walid Al-Habib Abdurrahman Assegaf serta Almarhum K.H Zainuddin MZ.

6. 2010-2013 ; Nurul Musthofa sudah memulai dipanggil oleh Singapore & Malaysia khususnya Al-Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf untuk berdakwah begitupun di dalam negeri, Nurul Musthofa pernah sampai ke daerah Sulawesi dan Jama'ah Ta'lim Nurul Musthofa Jakarta atmosfernya luar biasa dalam tiap malam penyelenggaraan Ta'lim di wilayah berbagai tempat sekitaran Jabodetabek.

'HISTORY OF NURUL MUSTHOFA'

nurulmusthofa.org
Posted by hardiansyah mufti

DOA NABI HIDIR AS



(Doa Menolak Bala)

دُعَاء الفرَج لِسَيِِّدِنَا الخِضِرْ عَلَيْة السَّلاَم
                                 
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
اَللَّهُمَّ كَمَا لَطَفْتَ فِى عَظَمَتِكَ دُونَ اللُّطَفَاءِ، وَعَلوْتَ بِعَظَمَتِكَ عَلَى الْعُظَمَاءِ ، وَعَلِمْتَ مَاتَحْتَ أَرْضِكَ كَعِلْمِكَ بِمَا فَوْقَ عَرْشِكَ ، وَكَانَتْ وَسَاوِسُ الصُدُورِ كَاْلعَلاَنِيَّةِ عِنْدَكَ ، وَعَلاَنِيَّةُ اْلقَوْلِ كَالسِّرِ فِى عِلْمِكَ ، وَانْقَادَ كُلُّ شَىْءٍ لِعَظَمَتِكَ ، وَخَضَعَ كُلُّ ذِى سُلْطَانٍ لسُلْطَانِكَ ، وَصَارَ أَمْرُ الدُّنْيَا والْأَخِرَةِ كُلُّهُ بِيَدِكَ،  اِجْعَلْ لِى مِنْ كُلِّ هَمٍ أَصْبَحْتُ أَوْ أَمْسَيْتُ فِيهِ فَرَجًا وَمَخْرَجًا، اللَّهُمَّ إِنَّ عَفْوَكَ عَنْ ذُنُوبِى ،  وَتَجَاوَزَكَ عَنْ خَطِيئَتىِ ، وَسِتْرَكَ عَلَى قَبِيحِ عَمَلِى ، أَطمِعْني أَنْ أَسْألَكَ مَا لاَ أَسْتَوْجِبُهُ مِنْكَ مِمَّا قَصَّرْتُ فِيهِ ، أَدْعُوكَ اَمِنًا وَأَسْألُكَ مُسْتَأْنِسًا . وَإِنَّكَ الْمُحْسِنُ إِلَىَّ، ، وَأَنَا الْمُسِيئُ إلىَ نَفْسِى فِيِمَا بَيْنِى وَبَيْنِكَ ، تَتَوَدَّدُ إِلىَّ بِنِعْمَتِكَ، وَأَتَبَغَّضُ إلَيْكَ بِالْمعَاصِى، وَلَكِنَّ الثِّقَةَ بِكَ حَمَلَتْنِى علَى الْجَرَاءَةِ عَلَيْكَ، فَعُدْ بِفَضْلِكَ وإحْسَانِكَ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الَّرَحِيم، وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ .

Doa Al Faraj li Sayyidina Al Khidir Alaihissalam

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma Sholli ala Sayyidina Muhammad wa alihi wa shahbihi wa sallim,
Allahumma kamaa lathafta fii ‘azhamatika duunalluthafaa, wa ‘alawta bi‘azhamatika alal ‘uzhamaa, wa ‘alimta maa tahta ardhika ka’ilmika bimaa fauqa ‘arsyika, wa kaanat wasaawisusshuduuri kal’alaaniyyati ‘indaka, wa ‘alaaniyyatulqauli kassirri fii 'ilmika, wanqaada kullu syai-in li ‘azhamatika, wa khadha’a kullu dzi sulthaanin li sulthaanika, wa shaara amruddunya wal aakhirati kulluhu biyadika.
Ij’al lii min kulli hammin ashbahtu aw amsaiytu fiihi farajan wa makhrajaa,
Allahumma inna ‘afwaka ‘an dzunuubiy, wa tajaawazaka ‘an khathii’athiy, wa sitraka alaa qabiihi a’maaliy,
athmi’niy an as-aluka maa laa astawjibuhu minka mimma qashhartu fiihi, ad’uuka aaminan, wa as;aluka musta;anisaa. Wa innakalmuhsinu ilayya, wa analmusii’u ilaa nafsiy fiima bayniy wa bainika, tatawaddadu ilayya bini’matika, wa atabagghadhu ilaika bilma’ashiy, walakinnattsiqata bika hamalatniy 'alal Jaraa-ati ‘alaika, fa’ud bifadhlika wa ihsaanika 'alayya. innaka antattawaaburrahiim ,wa shallallahu alaa Sayyidina Muhammadin wa alihi wa shahbihi wa sallam.












DOA MOHON KESELAMATAN
NABI KHIDIR AS

Wahai Allah, Sebagaimana Engkau telah berlemah lembut dalam Keagungan Mu melebih segenap kelembutan, dan Engkau Maha Luhur dan Keagungan Mu melebihi semua Keagungan, Dan Engkau Maha Mengetahui terhadapa apa apa yg terjadi di Bumi sebagaimana Engkau Maha Mengetahui apa apa yg terjadi Arsy Mu, dan semua yg telah terpendam merisaukan hati adalah jelas terlihat dihadapan Mu, dan segala yg terang terangan diucapkan adalah Rahasia Yang terpendam dalam Pengetahuan Mu, dan patuhlah segala sesuatu pada Keagungan Mu, dan tunduk segala penguasa dibawah Kekuasaan Mu, maka jadilah segenap permasalahan dunia dan akhirat dalam Genggaman Mu, Maka jadikanlah segala permasalahanku dan kesulitanku segera terselesaikan dan termudahkan pada pagiku atau soreku ini,  Wahai Allah kumohon maaf Mu atas dosa dosaku, dan kumohon pengampunan Mu atas kesalahan kesalahanku, dan kumohon tabir penutup Mu dari keburukan amal amalku, berilah aku dan puaskan aku dari permohonanku yg sebenarnya tidak pantas diberikan pada Ku karena kehinaanku, kumohon pada Mu keamanan, dan kumohon pada Mu Kedamaian bersama Mu, Sungguh selalu berbuat baik padaku, sedangkan aku selalu berbuat buruk terhadap diriku atas hubunganku dengan Mu, Kau Ulurkan Cinta kasih sayang lembut Mu padaku dengan kenikmatan kenikmatan Mu, sedangkan aku selalu memancing kemurkaan Mu dg perbuatan dosa, namun kuatnya kepercayaanku pada Mu membawaku untuk memberanikan diri lancang memohon pada Mu, maka kembalikanlah dengan Anugerah Mud an Kebaikan Mu padaku, Sungguh Engkau Maha Menerima hamba hamba yg menyesal dan Engkau Maha Berkasih sayang,
Dan shalawat serta salam atas Sayyidina Muhammad serta keluarga dan limpahan salam, dan segala puji bagi Allah Pemilik Alam semesta.


Posted by hardiansyah mufti

ciri-ciri seorang sahabat yang baik!!!

Apakah ciri-ciri seorang sahabat yang baik?
Seorang bijak pandai berpesan kepada anak lelakinya: “Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut:

• Jika engkau berbakti kepadanya, dia akan melindungi kamu;
• Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas balik persahabatan kamu;
• Jika engkau memerlu pertolongan daripadanya, dia akan membantu kamu;
• Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, dia akan menerimanya dengan baik;
• Jika dia mendapat sesuatu kebajikan (bantuan) daripada kamu, dia akan menghargai atau menyebut kebaikan kamu;
• Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik daripada kamu, dia akan menutupnya;
• Jika engkau meminta bantuan daripadanya, dia akan mengusahakannya;
• Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), dia akan menayakan kesusahan kamu;
• Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, dia akan meringankan kesusahan kamu;
• Jika engkau berkata kepadanya, nescaya dia akan membenarkan kamu;
• Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya dia akan membantu kamu;
• Jika kamu berdua berselisih faham, nescaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan.
• Dia membantumu menunaikan tanggungjawab serta melarang melakukan perkara buruk dan maksiat
• Dia mendorongmu mencapai kejayaan didunia dan akhirat.
10/01/13
Posted by hardiansyah mufti

Perbedaan yang Mendasar Kata AMIN

Dalam Bahasa Arab, ada empat perbedaan kata “Amin” yaitu:
arti lafaz آمِّينَ (AMIN)
1) ”A M I N” (alif & mim sama-sama pendek), artinya AMAN, TENTRAM.
2) “A A M I N” (alif panjang & mim pendek), artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN.
3) ”A M I I N” (alif pendek & mim panjang), artinya JUJUR TERPERCAYA.
4) “A A M I I N” (alif & mim sama-sama panjang), artinya YA TUHAN, KABULKANLAH DOA KAMI.
Arti kesemuanya bermakna baik, tapi benar atau belum pemakaian kata2 tersebut?
Supaya apa yang kita lafalkan benar dan sesuai dengan arti yang kita inginkan.
Dalam hadits riwayat Muslim :
“Ucapkanlah aamiin, niscaya Allah akan mengabulkan permohonan kamu”
Setiap berdoa dan setelah imam sholat membaca Al Fatihah.
Aamiin mempunyai arti (Yaa ALLAH) kabulkanlah,
Sementara Amin merupakan gelar, yakni yang bisa dipercaya.
Sekedar mengingatkan lagi,
Rasulullah SAW mempunyai gelar Al Amin.
======================================
Hindari Penulisan ASS, ASSKUM, MOHD, MOSQUE, 4JJI, MECCA
Bagi akhy wa Ukhty yang masih suka menggunakan kata …
”Ass, Askum” dalam ucapan salam.
”Mohd” untuk panggilan nama Nabi Muhammad.
”Mosque” untuk panggilan sebuah masjid.
”4JJI” untuk panggilan Allah SWT.
”Mecca” untuk sebutan Mekah.
Gunakan sesuai dengan aturannya yuuuk…
Karena arti dari kata tersebut adalah
Bismillah..
Jika kita seorang Muslim atau Muslimah, alangkah baiknya mengindahkan hal yang mungkin kita anggap kecil tapi besar makna dan pengaruhnya.
*janganlah bilang Mosque tapi Masjid,karena Organisasi islam menemukan bahwa Mosque adalah nyamuk.
*jangan menulis MECCA tapi MEKAH,karena MECCA adalah rumah anggur/bir.
*jangan menulis MOhd tapi Muhammad,karena Mohd,. Adalah anjing bermulut besar.
*jangan menulis 4JJI tapi Allah SWT,karena 4JJI aRtinya for judas Jesus Isa al masih.
*jangan menulis Ass atau Askum dalam salam tetapi Assalammu’alaikum (karena salam adalah doa,atau jika tidak sempat lebih baik tidak sama sekali),karena Ass artinya (maaf) pantat mu, dan Askum artinya
celakalah kamu.
INGAT !!!
ASS = (maaf) PANTATMU
ASKUM = CELAKALAH KAMU
Maka sampaikanlah salam karena itu DOA, minimal Assalamu’alaikum
Semoga bermanfaat..
Posted by hardiansyah mufti

Followers

- Copyright © 2013 Blog Mufti -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -